ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANAK DALAM KELUARGA PASCA PERCERAIAN DAN PENANGANANNYA (Studi Kasus Anak Korban Percerain di Kota Baubau)

RACHMAD RAMADHAN ROMY, NPM. 011901027 (2023) ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANAK DALAM KELUARGA PASCA PERCERAIAN DAN PENANGANANNYA (Studi Kasus Anak Korban Percerain di Kota Baubau). Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON.

[thumbnail of RE. FIX SKRIPSI RAHMAT.pdf] Text
RE. FIX SKRIPSI RAHMAT.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran komunikasi interpersonal
anak dalam keluarga pasca percerain pada remaja di kota baubau, (2) faktor
penyebab terjadinya permasalahan komunikasi interpersonal, dan juga (3) peran
konseling individual dalam mengatasi permasalahan komunikasi interpersonal
anak dalam keluarga pasca percerain. Penelitian ini menggunakan pendekatan
penelitian kualitatf dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data
yang digunakan yaitu observasi dan wawancara, dengan tahapan studi kasus yaitu
identifikasi masalah, diagnosis, pelaksanaan treatment dan evaluasi. Hasil dari
penelitian ini adalah: (1) komunikasi antara subjek penelitian dan orang tuanya
menjadi renggang. Subjek peneltian jarang memulai percakapan atau
menghubungi orang tuanya. (2) penyebab renggangnya komunikasi tersebut
diakibatkan subjek penelitian merasa marah dan kecewa kepada orang tuanya
karena belum bisa menerima kenyataan bahwa orang tuanya telah bercerai
sehingga membuat subjek kurang terbuka dalam berkomunikasi dengan orang
tuanya. (3) penanganan yang diberikan adalah layanan konseling individual untuk
membantuk subjek penelitian mengatasi permasalahannya. Dalam proses
pemberian layanan kosenling individual peneliti membantu mengarahkan subjek
penelitian agar mampu kembali terbuka kepada orang tuanya. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual dapat
membantu subjek penelitian terkait permasalahan komunikasi interpersonal
dengan orang tuanya.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran komunikasi interpersonal
anak dalam keluarga pasca percerain pada remaja di kota baubau, (2) faktor
penyebab terjadinya permasalahan komunikasi interpersonal, dan juga (3) peran
konseling individual dalam mengatasi permasalahan komunikasi interpersonal
anak dalam keluarga pasca percerain. Penelitian ini menggunakan pendekatan
penelitian kualitatf dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data
yang digunakan yaitu observasi dan wawancara, dengan tahapan studi kasus yaitu
identifikasi masalah, diagnosis, pelaksanaan treatment dan evaluasi. Hasil dari
penelitian ini adalah: (1) komunikasi antara subjek penelitian dan orang tuanya
menjadi renggang. Subjek peneltian jarang memulai percakapan atau
menghubungi orang tuanya. (2) penyebab renggangnya komunikasi tersebut
diakibatkan subjek penelitian merasa marah dan kecewa kepada orang tuanya
karena belum bisa menerima kenyataan bahwa orang tuanya telah bercerai
sehingga membuat subjek kurang terbuka dalam berkomunikasi dengan orang
tuanya. (3) penanganan yang diberikan adalah layanan konseling individual untuk
membantuk subjek penelitian mengatasi permasalahannya. Dalam proses
pemberian layanan kosenling individual peneliti membantu mengarahkan subjek
penelitian agar mampu kembali terbuka kepada orang tuanya. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual dapat
membantu subjek penelitian terkait permasalahan komunikasi interpersonal
dengan orang tuanya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi interpersonal, percerain, konseling individual
Subjects: FAKULTAS KEGURUAN & ILMU KEPENDIDIKAN > Bimbingan Konseling
Divisions: BIMBINGAN KONSELING
Depositing User: Mr Pustakawan
Date Deposited: 14 Oct 2026 05:12
Last Modified: 14 Oct 2026 05:12
URI: http://repository.umbuton.ac.id/id/eprint/197

Actions (login required)

View Item
View Item